Pengertian NPWP : Fungsi, Syarat dan Arti Kode Terlengkap

2 min read

Pengertian NPWP : Fungsi, Syarat dan Arti Kode Terlengkap

Pengertian NPWP : Fungsi, Syarat dan Arti Kode Terlengkap – Para pembaca yang saya benggakan apakah anda disini pernah mendengar istilah NPWP? Lantas apakah itu NPWP. Pada kesempatan yang membahagiakan ini Nuansaku akan menjelaskan mengenai pengertian NPWP yang meliputi atas fungsi, syarat, dan arti kode etiknya.

Pengertian NPWP : Fungsi, Syarat dan Arti Kode Terlengkap

Sebelum ke pengertian NPWP Anda juga perlu tahu kepanjangan dari NPWP sendiri merupakan yaitu Pokok Wajib Pajak yang mana pengertian NPWP sendiri merupakan suatu nomor yang diberikan untuk wajib pajak yang mana sebagai sarana untuk administrasin perpajakan serta hal ini juga digunakan untuk tanda pengenal maupun diri dari wajib pajak untuk melaksanakan hak serta kewajiban untuk perpajakan.

Hal ini sendiri berlaku dalam segala jenis perkerjaan yang mana seperti wirausaha, pegawai, profesional maupun investor jika memperoleh penghasilan dari Indonesisa maka orang tersebut wajib untuk membayar pajak penghasilan.

Akan tetapai pemerintah Indonesia disini telah memberlakukan aturan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sehingga disini masyarakat yang berpenghasilan dengan hasil yang nominal pastinya tidak akan dikenakan pajak.

Baca Juga:  Pengertian Magnet : Jenis, Fungsi, Sifat & Bentuknya

Perbedaan NPWP Pribadi dan NPWP Badan

Apabila Anda telah mengetahui pengertian NPWP berikut ini merupakan perbedaan antara NPWP pribadi dan NPWP Badan diantaranya yaitu:

  • NPWP Pribadi yaitu Nomor Pokok Wajib Pajak yang mana hal ini dimiliki oleh secara perorangan pada setiap individu yang sudah bekerja maupun berpenghasilan di Indonesia.
  • NPWP Badan ialah suatu Nomor Pokok Wajib Pajak yang mana hal ini dimiliki oleh setiap badan maupun perusahaan yang mempunyai penghasilan di Indonesia.

Fungsi NPWP Sebagai Alat Administrasi Perpajakan

  • Sebagai alat untuk identifikasi serta unutk mempermudah dalam administrasi perpajakan.
  • Sebagai tanda pengenal dari identitas Wajib Pajak (WP) yang mana untuk mengurus kewajiban serta hak terkait dalam perpajakan.
  • Kode selalu dicantumkan pada dokumen-dokumen perpajakan.

Fungsi Administrasi (Pengurusan Perizinan)

  • Sebagai pengajuan kredit bank, terutama kredit konsumtif.
  • Pembuatan dalam pembukaan rekening bank (rekening biasa serta rekening Koran).
  • Pembuatan paspor apabila akan berlibur ke luar negeri.

Fungsi NPWP bagi Perusahaan

  • Sebagai syarat administrasi untuk mengikuti lelang pada instansi Pemerintah, BUMN dan BUMD.
  • Sebagai pengajuan perizinan usaha, yang mana seperti SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), TDP (Tanda Daftar Perusahaan).
  • Untuk pembayaran pajak final, yang mana seperti : PPh Final, PPN, BPHTB dan lain-lain.

Fungsi Pelayanan Pajak

  • Pengembalian pajak, apabila terjadi kelebihan dalam bayar pajak.
  • Pengurangan pembayaran pajak.
  • Penyetoran dan pelaporan pajak.
Baca Juga:  Pengertian Efisiensi : Tujuan, Manfaat, Unsur, dan Jenisnya

Fungsi Pengurusan Taspen

  • Bagi disini yang telah tidak bekerja secara aktif lagi, untuk kepemilikan NPWP sendiri tetap diperlukan. Karena mereka disini akan tetap menerima penghasilan yaitu berupa uang pensiun.
  • Bagi pensiunan TNI yang mana dikelola oleh Asabri serta PNS, unutk pembuatan Tabungan Pensiun (Taspen) memerlukan NPWP untuk kelengkapannya.

Syarat NPWP Pribadi

  • Fotokopi identitas diri untuk WNI.
  • Fotokopi paspor, fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas maupun Kartu Izin Tinggal Tetap yang mana bagi Warga Negara Asing (WNA).
  • Jika Anda seorang PNS, maka anda perlu lampirkan fotokopi SK PNS. Jika Anda disini sebagai karyawan swasta, maka Anda perlu lampirkan fotokopi surat keterangan kerja di tempat kerjanya.
  • Mengisi formulir pendaftaran

Syarat NPWP Badan

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi surat keterangan usaha. Jika usaha Anda disinu berbadan hukum PT, maka Anda bisa menyertakan Akta Pendirian
  • Mengisi formulir penyertaan

Pengertian NPWP : Fungsi, Syarat dan Arti Kode Terlengkap

Arti Kode NPWP

Kode NPWP sendiri terdiri atas 15 digit. Misalnya seperti angka NPWP : 58.756.790.8-134.000 yang mana memiliki arti :

1. Dua digit pertama (misal : 58) yang mana hal ini menunjukkan identitas wajib pajak.

  • 01 sampai 03 merupakan Wajib Pajak Badan
  • 04 sampai 06 merupakan Wajib Pajak Pengusaha
  • 05 merupakan Wajib Pajak Karyawan
  • 07 sampai 09 merupkan Wajib Pajak Orang Pribadi

2. Enam digit berikut (misaln : 756.790) merupakan nomor registrasi maupun nomor urut yang mana diberikan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak untuk Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Baca Juga:  10 Cara Bisnis Online Shop Terbaik Untuk Pemula

3. Satu digit berikut (misal: 8) merupakan alat pengaman guna menghindari akan terjadinya pemalsuan maupun kesalahan pada NPWP.

4. Tiga digit berikut (misal: 134) merupan  Kode dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP),

5. Tiga digit berikut (misal : 000) merupkan status wajib pajak.

000 berarti tunggal atau pusat. 001,002 dan seterusnya artinya yaitu cabang, yang mana angka pada bagian akhir menunjukkan urutan cabang.

Demiakian penjelasan dari kami mengenai Pengertian NPWP : Fungsi, Syarat dan Arti Kode Terlengkap. Semoga penjelsan mengenai pengerian NPWP diatas bisa menambah referensi Anda. Terima kasih.